Maria
Sharapova meninggalkan podium usai berbicara di hadapan media di LA
Hotel Downtown, Los Angeles, Senin (7/3). Mantan petenis nomor satu
dunia itu mengaku tak lulus tes doping dan akan diskors mulai 12 Maret
2016. (Kevork Djansezian/Getty Images/AFP)
Liputan6.com, New York - Petenis ranking satu dunia, Novak Djokovic sangat sedih melihat Maria Sharapova yang kini terjerat kasus doping. Petenis Serbia itu berharap Sharapova bisa tegar menghadapi kasus yang menimpanya.
Sharapova seperti diketahui gagal tes doping di Australia Terbuka
Januari lalu. Petenis cantik asal Rusia itu diketahui sudah gunakan
meldonium, obat yang ternyata sudah dikonsumsi peraih 5 kali gelar grand
slam itu selama 10 tahun.
Meldonium itu digunakannya untuk
meredakan sakit flu dan diabetes yang kerap dideritanya. Itu sudah
menjadi rekomendasi dari dokter keluarga yang disewanya.
Namun sejak tahun ini, Meldonium masuk dalam kategori obat terlarang. Masalah ini membuat Djokovic prihatin.
"Saya
tentu berharap dia bisa baik-baik saja. Saya sudah kenal dia sejak
lama. Saya sedih dan bersimpati dengan dia atas apa yang sedang terjadi.
Saya berharap dia bisa lebih tegar lagi," katanya seperti dikutip
sportsmole.
Novak Djokovic (EPA/John G. Mabanglo)
Sejauh ini, Sharapova kurang mendapatkan dukungan moril dari
rekan-rekannya sesama petenis. Ini membuat mantan ratu tenis dunia,
Christ Evert heran.
"Cukup mengherankan mengapa tak banyak
petenis yang turut simpati kepada dia. Kasus ini sekaligus jadi
peringatan bagi bintang tenis lainnya," kata Evert.
0 comments